Data Sentimen Ekonomi ZEW Bebani Euro

Data Sentimen Ekonomi ZEW Bebani Euro

Selasa, 18 Maret 2014 17:08:25 WIB

Monexnews - Euro diperdagangkan melemah terhadap dollar setelah data sentimen ekonomi Jerman dan Zona Eropa yang dirilis oleh ZEW jauh dibawah estimasi ekonom.

Pada perdagangan kemarin euro berhasil menguat terhadap dollar pada perdagangan yang fluktuatif. Mata uang 18 negara tersebut melemah pada awal perdagangan setelah Eurostat mengatakan inflasi di 18 negara naik 0,3% pada bulan Februari dari bulan Januari, dan naik 0,7% dari bulan Februari tahun 2013. Inflasi tersebut direvisi turun dari estimasi awal yang dirilis Eurostat pada bulan lalu sebesar 0,8%, semakin menjauhi target European Central Bank sebesar 2,0%. Euro berhasil bangkit dan berbalik menguat terhadap dollar setelah sanksi yang diberikan negara barat terhadap referendum Crimea tergolong ringan, dan menghilangkan kekhawatiran akan kemungkinan terjadinya konflik militer.

Sentimen ekonomi Jerman untuk enam bulan kedepan yang dirilis ZEW menunjukkan angka 46,6 turun dari bulan sebelumnya ketika mencapai angka 55,7, dan jauh dibawah estimasi ekonom sebesar 52,8. Sementara sentimen ekonomi untuk Zona Euro selama enam bulan kedepan turun menjadi 61,7, dibawah estimasi sebesar 67,3 dan rilis bulan sebelumnya sebesar 68,5. Penurunan tingkat kepercayaan akan outlook ekonomi selama enam bulan kedepan tersebut menambah beban pergerakan euro setelah inflasi bulan Februari yang direvisi turun menjadi level terendah sejak bulan Oktober 2013.

EURUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.3889 menjauhi level tertinggi harian 1.3936. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search