Dolalr AS Tertekan Kompaknya Penguatan Mata Uang Pesaing

Dolalr AS Tertekan Kompaknya Penguatan Mata Uang Pesaing

Jum'at, 07 September 2018 18:12:00 WIB
Dolar AS lebih rendah terhadap mata uang lainnya pada hari Jumat, karena investor menunggu untuk melihat apakah Gedung Putih akan memberlakukan tarif tambahan pada China setelah proses Komentar Publik selesai Kamis malam.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, turun 0,15 persen menjadi 94,89 beberapa saat lalu.

Presiden AS, Donald Trump, dapat mengenakan tarif barang senilai $ 200 miliar lainnya yang dapat diberlakukan segera setelah hari Jumat. China mengatakan akan membalas jika tarif baru diberlakukan.

Sementara itu negosiasi perdagangan untuk merubah Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) dengan Kanada berlanjut. Negara tetangga utara Amerika ini mengatakan ada ruang untuk membuat kesepakatan, tetapi kesepakatan diperkirakan pada pekan depan.

CAD menguat terhadap USD seiring pelemahan harga minyak, komoditas ekspor utama Kanada, berhenti dan berbalik menguat. Dollar juga melemah terhadap yen di tengah laporan bahwa Trump juga hendak mengevaluasi perdagangan AS dengan Jepang. GBP sedang melaju usai pernyataan Jerman yang tidak memberi syarat rumit hubungan Uni Eropa dengan Inggris pasca-Brexit Maret tahun depan.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search