Dolar AS Melemah Karena Tertekan Penguatan Mata Uang Komoditas

Dolar AS Melemah Karena Tertekan Penguatan Mata Uang Komoditas

Selasa, 09 April 2019 10:16:49 WIB
Dollar AS melemah pada hari Selasa karena data ekonomi AS yang lemah sementara itu mata uang yang terkait komoditas seperti dolar Kanada dan Australia mendapatkan dukungan dari tingginya harga minyak mentah.

Indeks dollar terhadap enam mata uang utama bergerak turun ke level 97.00, memperpanjang penurunan dari kemarin yang telah turun 0,35% yang menjadikan penurunan harian terbesar sejak 20 Maret.

Selain tekanan dari mata uang terkait komoditas, dollar telah terbebani oleh data yang menunjukkan pesanan barang tahan lama di AS yang turun di periode Februari dan juga karena euro yang menguat seiring investor yang meningkatkan posisi menjelang pertemuan European Central Bank di pekan ini.

Baca juga analisa teknikal EURUSD disini

Shin Kadota, analis senior di Barclays di Tokyo mengatakan bahwa penguatan dollar telah berakhir pada akhir pekan lalu, ketika data tenaga kerja AS menunjukkan bahwa kenaikan upah melambat. Mata uang tidak mampu menemukan traksi kembali sejak itu.

Dia juga menambahkan bahwa kenaikan terbaru dalam yield AS tidak berikan banyak topangan untuk dolar karena mereka masih di level rendah secara absolut.

Yield treasury bertenor 10 tahun semalam naik ke level 2.518%, menjauh dari level terendah 15-bulan di 2.34% yang dicapai pada akhir Maret. yield telah turun secara signifikan di level tinggi akhir-akhir ini dikisaran 2,8% yang dicapai di awal Maret.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search