Dolar AS Rebound Setelah Jatuh untuk 4 Sesi

Dolar AS Rebound Setelah Jatuh untuk 4 Sesi

Selasa, 08 Januari 2019 11:41:09 WIB
Dolar AS rebound pada Selasa pada sesi Asia setelah jatuh 4 sesi berturut-turut, karena data servis Amerika yang menunjukkan aktivitas di bawah ekspekatasi dan memperkuat harapan bahwa Federal Reserve dapat mengendalikan kenaikan suku bunga.

Data non-manufaktur ISM untuk Desember turun ke pembacaan 57,6, harapan hilang 59,6, data menunjukkan.

Dolar diperdagangkan lebih rendah pada hari sebelumnya setelah rilis data, karena beberapa pedagang bertaruh the Fed akan menghentikan pengetatannya jika pertumbuhan ekonomi terus melambat. Beberapa pedagang bahkan mengharapkan penurunan suku bunga pada tahun 2019, menurut Reuters.

Federal Reserve pada bulan Desember mengisyaratkan bahwa dua kenaikan suku bunga berada di atas meja tahun ini, tetapi Ketua Fed Powell mengindikasikan pekan lalu bank sentral akan bersedia mengendalikan pengetatan kebijakan moneter jika diperlukan.

Powell mengatakan bahwa dia menyadari risiko ekonomi dan akan fleksibel dalam keputusan kebijakan tahun ini, meredakan kekhawatiran bahwa bank sentral mungkin mengabaikan data terbaru yang menunjukkan perlambatan ekonomi.

"Berbagai kekhawatiran pasar sebelumnya telah surut untuk saat ini. Namun, tidak dapat disangkal bahwa momentum penghasilan A.S. melambat," kata Hirokazu Kabeya, kepala strategi global di Daiwa Securities.


Pada saat penulisan dolar berada pada kisaran $95.92

(Ahmad)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search