Dolar Menguat, Ditopang Data Kerja Dan Risiko Konflik Dagang

Dolar Menguat, Ditopang Data Kerja Dan Risiko Konflik Dagang

Senin, 10 September 2018 14:30:52 WIB
Dolar AS bergerak lebih tinggi terhadap sekeranjang mata uang utama pada hari Senin, berkat data kerja AS yang kuat dan di tengah kekhawatiran potensi eskalasi besar dalam konflik dagang AS-China.

Presiden Trump pada hari Jumat telah berikan peringatan bahwa dia siap untuk kembali menaikan tarif pada hampir semua impor China ke Amerika Serikat, mengancam untuk berikan tarif tamban sebesar $267 miliar di samping $200 miliar yang akan segera berjalan.

Masafumi Yamamoto, kepala analis mata uang di Mizuho Securities mengatakan bahwa jika ada sinyal bahwa ekonomi AS akhirnya terluka oleh kebijakan proteksionisme mereka sendiri, maka saya pikir itu adalah permulaan untuk ledakan risiko.

Dia juga menambahkan bahwa ini akan setikanya memicu pelemahan dolar terhadap yen. Dia juga memperingatkan bahwa pasar sebelum sepenuhnya menilai dampak dari tarif AS yang semuanya lebih tertuju terhadap impor China.

Indeks dolar, yang mengukur pergerakan greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan sekitar 0,1% di level 95.42 pada pukul 14.29 WIB, bergerak menuju level tertinggi tiga pekan di 95.73 yang dicapai hari Selasa pekan lalu.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search