Dolar Tidak Banyak Berubah Setelah Alami Kerugian Mingguan Terbesar Dalam Tiga Bulan

Dolar Tidak Banyak Berubah Setelah Alami Kerugian Mingguan Terbesar Dalam Tiga Bulan

Senin, 10 Desember 2018 16:11:17 WIB
Dolar mengkonsolidasikan kerugian pada hari Senin setelah membukukan penurunan mingguan terbesar dalam lebih dari tiga bulan pekan lalu karena data AS yang lemah memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut dalam ekonomi terbesar dunia.

Perbedaan suku bunga yang melebar antara Amerika Serikat dan negara-negara lain di dunia, didorong oleh Federal Reserve AS yang percaya diri, telah memicu reli dolar yang tidak mungkin terjadi tahun ini. Tetapi data yang lemah dalam beberapa pekan terakhir telah menyelimuti prospek mata uang untuk tahun depan.

Upah non-pertanian AS meningkat 155.000 pekerjaan bulan lalu, di bawah perkiraan median 200.000 pekerjaan, dan kenaikan upah lebih lemah dari yang diperkirakan, meskipun kenaikan tahunannya tetap mendekati tingkat tertinggi dalam hampir satu dekade.

Terlepas dari data yang lemah, beberapa pembuat kebijakan Fed telah menyuarakan nada hati-hati tentang prospek ekonomi, mungkin menandai titik balik dalam kebijakan moneter dan menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga AS ke pasar uang.

Pasar berjangka kini memberi harga hanya 44 persen peluang kenaikan suku bunga AS tahun depan dibandingkan dengan hampir 80 persen pada Senin lalu karena kurva imbal hasil obligasi AS telah merosot.

Pada saat penulisan dolar berada pada level $96.60.

(Ahmad)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search