Dollar AS Alami Pelemahan Pasca Keputusan Fed Seiring Dengan Penurunan Yield Obligasi AS

Dollar AS Alami Pelemahan Pasca Keputusan Fed Seiring Dengan Penurunan Yield Obligasi AS

Jum'at, 20 September 2019 14:57:43 WIB
Dollar AS mengalami pelemahan hari ini (20/9) terhadap mata uang utama dunia pasca keputusan Bank Sentral Amerika Serikat yang memangkas suku bunga acuannya sebanyak 25 basis poin menjadi 1,75-2,00%. Pelemahan dollar AS ini juga seiring dengan penurunan yield atau tingkat imbal hasil obligasi AS tenor 10-tahun.

Tingkat imbal hasil obligasi AS tenor 10-tahun telah turun sejak 16 September 2019 dari kisaran tinggi 1.9% ke level rendah 1.74% dan sekarang masih tertekan di kisaran 1.76%. Indeks dollar AS sejak kemarin (19/9) tertekan turun sejak kemarin dari kisaran 98.62 ke level rendah hari ini (20/9) di 98.14.

Tingkat imbal hasil obligasi AS seringkali merefleksikan kekuatan dollar AS. Tingkat imbal hasil yang menurun menyebabkan dollar AS melemah dan sebaliknya, tingkat imbal hasil yang menaik, dollar AS menguat.

Naik turunnya tingkat imbal hasil obligasi AS terkait dengan persepsi para pelaku pasar terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi AS dan prospek kebijakan moneter Bank Sentral AS. Ekonomi yang kuat dan tingkat suku bunga acuan yang naik mendorong tingkat imbal hasil obligasi AS menguat. Sementara perekonomian AS yang melambat dan pemangkasan suku bunga acuan AS bisa mendorong pelemahan tingkat imbal hasil obligasi AS.

Pelemahan dollar AS sejak kemarin ini telah memicu penguatan kembali harga emas (XAUUSD). Harga emas bergerak naik dari level rendahnya yang terbentuk pasca keputusan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed) di $1483 per troy ons ke level tinggi yang baru terbentuk siang ini di $1506 per troy ons.

Selama indeks dollar AS melemah, potensi penguatan XAUUSD ke kisaran $1511-1515 per troy ons hari ini (20/9) masih terbuka.
(art)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search