Dollar AS Bisa Melemah Karena Fed Mau Tingkatkan Likuiditas Pasar

Dollar AS Bisa Melemah Karena Fed Mau Tingkatkan Likuiditas Pasar

Rabu, 09 Oktober 2019 11:09:30 WIB
Dalam sesi tanya jawab di Pertemuan Tahunan Asosiasi Ekonomi Bisnis di Denver, Amerika Serikat Rabu dinihari (9/10), Jerome Powell, Gubernur Bank Sentral AS mengatakan bahwa Bank Sentral akan mulai meningkatkan balance sheet segera untuk meningkatkan likuiditas di pasar keuangan.

Tapi buru-buru Powell mengatakan bahwa tindakan The Fed tersebut bukanlah kebijakan pelonggaran kuantitatif atau Quantitative Easing (QE). Kebijakan QE adalah kebijakan moneter luar biasa dimana bank sentral membeli surat berharga pemerintah atau surat berharga lainnya di pasar dengan tujuan untuk meningkatkan suplai uang dan mendorong peminjaman dan investasi.

Jerome Powell menjelaskan bahwa tindakan ini juga akan membeli surat berharga pemerintah. Seberapa besar dan bagaimana caranya akan dijabarkan oleh Fed beberapa hari ke depan. Tindakan ini diambil karena ada masalah di pasar overnight lending beberapa minggu lalu. Bank-bank kesulitan memperoleh dana dan tingkat bunga repo melonjak hingga 10% dan tingkat bunga pinjaman jangka pendek naik 5 basis poin di atas kisaran target.

Pernyataan Powell ini menekan turun tingkat imbal hasil beberapa obligasi pemerintah. Pasar saham AS juga sempat menguat sebelum akhirnya melemah kembali karena kekhawatiran pasar terhadap prospek negosiasi dagang AS dan Tiongkok.

Selain masalah di atas, Powell juga mengungkapkan posisi Bank Sentral AS terhadap kebijakan moneter. Beliau menerangkan bahwa bank sentral melihat ekonomi AS masih kuat tapi bisa terkena dampak negatif dari pelambatan ekonomi, persoalan dagang dan geopolitik seperti Brexit. Bank sentral akan mengeluarkan kebijakan yang sesuai tapi harus berdasarkan data-data terbaru.

Pasar mewaspadai kebijakan pemangkasan lanjutan suku bunga acuan Bank Sentral AS pada rapat Federal Open Markets Committee (FOMC) di akhir bulan Oktober ini. Menurut survey dari CME FedWatch Tool, sekitar 83,9% kemungkinan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin lagi pada rapat tersebut, menjadi 1,50-1,75%.

Bank sentral sudah memangkas suku bunganya 2 kali tahun ini, masing-masing 25 basis poin.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan ataupun pelonggaran moneter lainnya akan mendorong pelemahan nilai tukar dollar AS.
(art)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search