Dollar AS Masih Dalam Tekanan Turun Pasca Komentar Dovish Fed Powell

Dollar AS Masih Dalam Tekanan Turun Pasca Komentar Dovish Fed Powell

Kamis, 29 November 2018 15:06:01 WIB
Dollar AS berada dalam tekanan pada hari Kamis setelah ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bahwa suku bunga "sedikit di bawah netral," sinyalkan potensi berakhirnya siklus bank untuk suku bunga.

Komentar Powell semalam mengatakan bahwa suku bunga the Fed di level 2% hingga 2,5% sedikit di bawah level netral. Namun, baru-baru ini pada bulan Oktober, Powell mengatakan bahwa angka tersebut "jauh" dari level netral.

Rodrigo Catril, analis mata uang di National Australia Bank kepada Reuters mengatakan bahwa komentar Powell dibaca terlalu hawkish pada bulan Oktober, sampai taraf tertentu komentarnya semalam telah menetralkan itu. Pertanyaannya saat ini adalah seberapa banyak pasar yang lebih dovish bisa di dapatkan dalam hal ekspektasi kenaikan suku bunga. Investor saat ini memperkirakan kenaikan suku bunga di Desember dan hanya kenaikan sekali lagi kenaikan di tahun 2019.

Komentar ini datang setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Washington Post bahwa dia "bahkan tidak senang sedikitpun" dengan pilihannya yaitu Powell sebagai ketua Fed. Dia telah mengkritik kembali Powell dan keputusan bank sentral terkait suku bunga.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search