Dollar Masih Tertekan Usai Kebijakan PBOC dan Data Ekspor China

Dollar Masih Tertekan Usai Kebijakan PBOC dan Data Ekspor China

Rabu, 08 Agustus 2018 15:57:10 WIB

Dollar AS telah melemah sejak mencapai tertinggi tiga minggu pada hari Senin, ketika prospek perang perdagangan besar-besaran meningkatkan permintaan untuk mata uang AS.

Para pedagang mengatakan dollar membutuhkan dorongan baru atau eskalasi ketegangan perdagangan untuk pergerakan yang lebih tinggi.

Data perdagangan China, ditambah dengan langkah kebijakan bank sentral China (PBOC), membantu menenangkan pasar, dengan perdagangan di kisaran terbatas. Ekspor China selama Juli lalu secara mengejutkan mengalami kenaikan 12% dibandingkan bulan sama tahun lalu. Lalu PBOC memaksakan persyaratan cadangan forex pada bank-bank di China ke depan untuk membantu menstabilkan yuan yang jatuh.

Valentin Marinov, kepala strategi G10 FX di Credit Agricole menyebutkan penggerak utama untuk pasar saat ini adalah pembelian dan penjualan dolar.

Saat penulisan, dollar mulai pulih dengan indeks dollar AS diperdagangkan naik 0.04% ke 95.22.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search