Dollar Menguat Memanfaatkan Tertekannya Poundsterling

Dollar Menguat Memanfaatkan Tertekannya Poundsterling

Rabu, 19 September 2018 21:28:28 WIB

Penolakan solusi Brexit yang dilakukan oleh Perdana Menteri Inggris Theresa May yang diajukan oleh negosiator Uni Eropa telah memicu permintaan terhadap dollar. Poundsterling kembali tertekan setelah berita yang dilaporkan oleh harian The Times itu.

Hari ini dan besok PM May kembali melakukan pertemuan informal dengan perwakilan seluruh Uni Eropa di Salzburg. Investor masih akan berharap akan ada outlook positif terkait Brexit. Jika tidak, maka poundsterling berpotensi kembali tertekan dan mengakhiri reli penguatan selama hampir dua pekan ini.

Hingga awal perdagangan sesi AS hari ini dollar memang sempat terlihat melemah di tengah investor yang tampaknya ingin katalis baru sebagai penggerak harga. Padahal kemarin hubungan dagang AS-China memanas setelah kedua negara ekonomi terbesar dunia tersebut saling memberlakukan kenaikan tarif impor. Hal tersebut ternyata tampaknya tidak menarik sentimen investor untuk memburu dollar seperti yang sebelumnya pernah terjadi.

Katalis selanjutnya bagi dollar yaitu tertuju pada pengumuman kebijakan suku bunga dari The Fed yang dijadwalkan pada 27 September mendatang. Mengingat probabilitas tinggi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunganya yang ketiga untuk tahun ini.

Pukul 21.25 WIB indeks dollar berada di level 94.65 menguat setelah sempat menyentuh level terendah hari ini di level 94.32.


(dny)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search