Dollar Terus Melemah, Menanti Klaim Pengangguran

Dollar Terus Melemah, Menanti Klaim Pengangguran

Kamis, 12 September 2013 08:16:06 WIB

Monexnews - Dollar masih melemah terhadap mata uang utama, investor masih mempertimbangkan apakah ekonomi AS sudah cukup kuat untuk Federal Reserve agar dapat mengurangi stimulus moneter pada rapat pekan depan. Permintaan terhadap dollar juga mulai berkurang setelah meredanya ketegangan di Suriah. Presiden Barack Obama sebelumnya meminta Kongres untuk menunda voting terkait rencana melakukan aksi militer ke Suriahm sementara Obama akan melihat perkembangan proposal yang ditawarkan Rusia kepada Suriah untuk menyerahkan senjata kimia kepada pihak internasional.

Indeks dollar terhadap mata uang utama sampai hari ini telah melemah lima hari beruntun. Sterling pada perdagangan kemarin mencapai level tertinggi dalam 7 bulan terakhir setelah tingkat pengangguran Inggris turun menjadi 7.7% dari 7.8%. Euro dan aussie sampai hari ini berhasil menguat 5 hari beruntun terhadap dollar, Australia sebentar akan merilis data tenaga kerja dan tingkat pengangguran yang akan menentukan pergerakan aussie lebih lanjut. Sementara yen kembali ke diperdagangkan dibawah level 100.00.

GBPUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.5280, EURUSD ditransaksikan pada kisaran 1.3317, sementara USDJPY dan AUDUSD masing-masing berpindah tangan pada kisaran 99.72 dan 0.9344. AS hari ini akan merilis data klaim tunjangan pengangguran, namun klaim tunjangan pengangguran tersebut diprediksi naik naik dari pekan sebelumnya. Jika dirilis sesuai prediksi atau lebih tinggi, dollar akan semakin tertekan. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search