Euro Hentikan Penguatan 2 Hari Beruntun

Euro Hentikan Penguatan 2 Hari Beruntun

Senin, 15 September 2014 20:09:39 WIB

Monexnews - Hingga sesi Eropa pada perdagangan awal pekan ini euro kembali melemah terhadap dollar dan menghentikan penguatan dalam dua hari beruntun. Sentimen pasar terpukul akibat buruknya data ekonomi China yang dirilis Sabtu lalu, memberikan kekhwatiran akan melambatnya ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.

Data produksi industri China bulan Agustus tumbuh sebesar 6,9% dari periode yang sama tahun sebelumnya memberikan menyeret aussie hingga ke bawah level 0.9000 untuk pertama kalinya sejak 20 Maret lalu. Persentase pertumbuhan tersebut lebih rendah dari eskpetasi ekonom sebesar 8,8%, dan merupakan yang terendah dalam enam tahun terakhir. Data lain menunjukkan investasi year on year di China tumbuh 16,5%, dan penjualan ritel tumbuh 11,9%, kedua data tersebut dibawah estimasi ekonom.

Sementara data dari zona euro menujukkan peningkatan surplus perdagangan, namun penurunan ekspor membuat investor khawatir akan outlook perekonomian kawasan tersebut. Eurostat melaporkan surplus neraca perdagangan yang belum disesuaikan sebesar 21,2 miliar dibandingkan dengan 18,0 miliar pada bulan Juli 2013, dan menjadi yang terbesar sejak bulan Maret 2013. Namun tingkat ekspor setelah disesuaikan turun 0,2% dari bulan Juni, sementara sebaliknya impor naik 0,9%, dan surplus neraca perdagangan yang disesuaikan turun menjadi 12,2 miliar dari bulan Juni 13,8 miliar.

EURUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.2918 dengan level tertinggi harian 1.2968 dan terendah 1.2907. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search