Euro Sentuh Level Terndah 9 Bulan Atas Sentimen Ekonomi Yang Memburuk

Euro Sentuh Level Terndah 9 Bulan Atas Sentimen Ekonomi Yang Memburuk

Rabu, 13 Agustus 2014 10:13:52 WIB

Monexnews -

Euro di perdagangkan sekitar 0.2% di atas dari level terendah dalam sembilan bulan sebelum di rilisnya laporan pada pekan ini yang mungkin menunjukkan pertumbuhan di kawasan tersebut melemah dan inflasi melambat, itu menambahkan tanda-tanda ekonomi di kawasan tersebut sedang berjuang untuk pulih.

Mata uang bersama kemarin turun setelah data menunjukkan tingkat keyakinan investor Jerman merosot lebih besar daripada perkiraan analis, mengikuti angka pada pekan lalu yang mengindikasikan Itali kembali resesi. Yen pertahankan penurunannya dalam dua hari, seiring pejabat Bank of Japan mengatakan bahwa mereka akan pertahankan level stimulus seperti saat ini selama di masih di perlukan dan ekonomi Jepang merosot untuk pertama kalinya sejak September 2012. Dollar Australia naik setelah sebuah laporan swasta menunjukkan tingkat kepercayaan konsumen membaik.

"

Ekonomi Eropa melambat, dengan Italia yang mulai resesi," kata Naohiro Nomoto, seorang analis mata uang di Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd. di New York. "Saya lebih cenderung bias untuk menjual euro pada reli seiring ekonomi yang melemah."

Euro hanya sedikit berubah di kisaran 1.3363 pada pukul 10.08 wib. Euro turun ke $1.3333 pada tanggal 6 Agustus, itu adalah level terendah sejak 8 November. Mata uang bersama tidak banyak berubah di 136.69 yen dari 136.72. Yen di perdagangkan di 102.30 per dolar dari 102.26 kemarin, setelah turun sebesar 0.2% dalam dua sesi perdagangan terakhir.

Biro statistik

Uni Eropa mungkin besok akan mengatakan bahwa pertumbuhan di kawasan euro melemah menjadi 0.1% di kuartal kedia dari 0.2% di kuartal sebelumnya, menurut estimasi median dari analis yang di survei BLoomberg. Dalam laporan terpisah mungkin mengkonfirmasikan harga konsumen menguat sebesar 0.4% pada bulan lalu pada tingkat tahunan, itu adalah laju terlambat dalam lebih dari empat tahun.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search