Euro Tergelincir di Sesi Asia

Euro Tergelincir di Sesi Asia

Selasa, 11 Maret 2014 09:47:17 WIB

Monexnews - Euro diperdagangkan melemah terdahap dollar pada sesi Asia, setelah menguat tiga hari beruntun. Euro sebelumnya berhasil mendominasi dollar pasca menguat tajam pada perdagangan Kamis setelah European Central Bank tidak melakukan pelonggaran stimulus lebih lanjut. Presiden ECB, Mario Draghi, juga mengatakan inflasi di Zona Eropa akan naik secara bertahap, memberikan sinyal tidak adanya ancaman deflasi dan ECB dalam waktu dekat tidak akan melakukan pelonggaran moneter, sehingga memberikan sentiment postif bagi euro.

Pernyataan anggota dewan kebijakan ECB, Christian

Noyer, kemarin sedikit memberikan tekanan bagi euro. Noyer mengatakan outlook perekonoian Zona Eropa saat ini sesuai dengan skenario pemulihan ekonomi secara bertahap dari ECB. Namun ia juga menyatakan tidak senang dengan penguatan euro karena akan menekan perekonomian dan inflasi. Noyer menambahkan pembuat kebijakan akan memperhatikan data ekonomi secara hati-hati, dan memiliki beberapa intrumen yang akan digunakan jika diperlukan.

Inflasi di blok 18 negara tersebut pada bulan lalu sebesar 0,8%, jauh dibawah target ECB sebesar 2,0%, dan tingkat pengangguran mendekati rekor tertinggi sebesar 12%.

EURUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.3866 menjauhi level tertinggi harian 1.3877. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search