GBPUSD Berbalik Tertekan Respons Permintaan Sanksi WTO ke AS oleh China

GBPUSD Berbalik Tertekan Respons Permintaan Sanksi WTO ke AS oleh China

Selasa, 11 September 2018 18:17:16 WIB

GBPUSD berbalik menurun spontan ke level di bawah 1,30, anjlok 100 pip dari level tertinggi intraday 1.3087 sebelum kemudian pulih lagi ke atas 1.30. Anjloknya pound dipicu berita bahwa China telah meminta otorisasi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk menjatuhkan sanksi perdagangan terhadap AS.

Berita utama tersebut memicu penguatan aset non risiko atau safe haven, terbukti dari penurunan tajam di pasar ekuitas Eropa, dan mendorong arus safe haven ke dollar AS.

Sebelumnya di awal sesi Eropa pasangan ini menguat didukung komentar optimis ketua perunding Uni Eropa Brexit Michel Barnier semalam, yang mengatakan bahwa kesepakatan Brexit dengan Inggris akan tercapai dalam enam hingga delapan minggu ke depan. Selain itu, rilis rincian pekerjaan Inggris hari ini yang lebih kuat dari perkiraan, terutama data pertumbuhan upah, semakin mendukung Pound dan membantu membatasi penurunan lebih lanjut.

Namun sekitar tiga jam lalu China dikabarkan akan meminta otorisasi kepada WTO untuk menjatuhkan sanksi perdagangan pada AS, demikian media mengutip agenda pertemuan WTO.

China mencantumkan ketidaktaatan AS dalam putusan sengketa perdagangan 2017 saat meminta otorisasi kepada WTO ini.

Saat penulisan, GBPUSD diperdagangkan di 1.3020, lebih rendah 3 pip dari penutupan kemarin.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search