GBPUSD Bukukan Pelemahan 5 Hari Beruntun Karena Brexit

GBPUSD Bukukan Pelemahan 5 Hari Beruntun Karena Brexit

Rabu, 06 Maret 2019 23:41:29 WIB

Meski minim rilis data penting dari Inggris, namun GBPUSD masih terlihat lanjut melemah hingga perdagangan sesi AS hari ini. Kekhawatiran baru para pelaku pasar adalah outlook Brexit yang sampai saat ini masih belum jelas. Padahal tenggat waktu keluarnya Inggris dari Uni Eropa sudah semakin dekat, yaitu tanggal 29 Maret mendatang.

Pekan depan adalah pekan yang bisa dianggap menjadi penentu terakhir mengenai nasib Brexit. Selasa (12/03) Parlemen Inggris akan kembali melakukan voting terhadap kesepakatan Brexit yang diberikan oleh Perdana Menteri Theresa May. Jika voting menghasilkan untuk kembali menolak kesepakatan yang diberikan oleh May, maka keesokan harinya (Rabu, 13/03) voting kembali dilakukan untuk berakhirnya no-deal Brexit.

Seperti dikuti dari Bloomberg, jika hasil voting juga menolak no-deal Brexit, maka voting kembali dilakukan pada Kamis (14/03) untuk mengajukan perpanjangan atau penundaan Brexit yang seharusnya tanggal 29 Maret. Ketidakjelasan ini masih menjadi kecemasan utama pasar dan membuat potensi penguatan GBPUSD cenderung terbatas. Bahkan ekspektasi referendum kedua pun semakin meningkat.

Hingga akhir perdagangan pekan ini, belum ada rilis data penting dari Inggris yang akan menjadi katalis penggerak GBPUSD. Oleh karena itu, Brexit dan kekuatan dollar yang masih berpotensi membuat GBPUSD bergerak volatil hingga akhir pekan.

Pukul 23.39 WIB GBUSD diperdagangkan di level 1.3146 dan membukukan pelemahan selama lima hari beruntun.


(dny)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search