GBPUSD Turun ke 1.2458 Karena Data Retail Yang Lemah Menunjukkan Potensi Penurunan GDP di Q2

GBPUSD Turun ke 1.2458 Karena Data Retail Yang Lemah Menunjukkan Potensi Penurunan GDP di Q2

Selasa, 09 Juli 2019 16:51:44 WIB
GBPUSD bergerak turun pada sesi Eropa hari Selasa ke level rendahnya di 1.2458 di tengah meningkatnya sinyal bahwa ekonomi Inggris mulai berkontraksi, dan ketakutan bahwa situasi akan semakin memburuk dalam jangka pendek karena masih berlangsungnya drama Brexit.

Semalam, British Retail Consortium melaporkan bahwa kemungkinan penjualan retail turun 1,6% dari setahun yang lalu di bulan Juni. Mereka menambahkan bahwa rata-rata penjualan dalam 12 bulan terakhir telah turun 0,1%, ini menjadi kinerja terburuk sejak tahun 2012.

Belanja konsumen Inggris "menjadi lebih rendah" di kuartal kedua, meskipun setelah memungkinkan distorsi sepak bola Piala Dunia pada tahun lalu, ungkap kepala ekonom EY ITEM Howard Archer, melalui Twitter. Dia menambahkan bahwa angka-angka tersebut "memicu keyakinan kami "bahwa" GDP kemungkinan berkontraksi 0.2% di kuartal kedua.

Angka-angka tersebut mengikuti serangkaian laporan indeks pekan lalu, yang mencerminkan penurunan umum dalam investasi karena ketidakpastian Brexit dan pembongkaran darurat setelah penundaan batas waktu Brexit pada tanggal 29 Maret lalu, dan fakta bahwa banyak pabrik mobil yang menaikan periode perawatan tahunan mereka untuk menghindari produksi berlebih pada apa yang diharapkan segera setelah Brexit.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search