Jelang Penentuan PM Inggris, GBPUSD Masih Tertekan di Bawah 1.2500

Jelang Penentuan PM Inggris, GBPUSD Masih Tertekan di Bawah 1.2500

Selasa, 23 Juli 2019 10:16:37 WIB

Sterling masih diperdagangkan lebih rendah pada hari Selasa karena investor khawatir Boris Johnson, kandidat utama perdana menteri Inggris berikutnya, akan memicu "Brexit keras" dari Uni Eropa, yang secara luas dipandang sebagai risiko utama bagi ekonomi Inggris.

Pada hari ini akan dilakukan voting untuk menentukan siapa yang menduduki ketua Partai Konservatif, partai pemenang Pemilu, sekaligus perdana menteri menggantikan Theresa May yang mengundurkan diri.

Di Asia, mata uang regional sebagian besar terikat untuk bergerak dalam unit global utama meskipun investor mengamati perkembangan di China-AS. negosiasi perdagangan.

Dollar terkurung terhadap mata uang utama lainnya karena ekspektasi untuk penurunan suku bunga Federal Reserve AS minggu depan mengirim imbal hasil US Treasury lebih rendah.

Spekulasi atas kemungkinan Brexit tanpa kesepakatan dan pertanyaan tentang seberapa jauh bank sentral utama akan melonggarkan kebijakan moneter cenderung menetapkan nada untuk pasar mata uang dalam beberapa minggu mendatang, kata para pedagang dan analis.

GBPUSD diperdagangkan di 1.2462, turun 9 pip dari penutupan Senin kemarin


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search