Kekhawatiran Terhadap Potensi Hard Brexit Kembali Muncul, GBPUSD Anjlok ke Level 1.3235

Kekhawatiran Terhadap Potensi Hard Brexit Kembali Muncul, GBPUSD Anjlok ke Level 1.3235

Selasa, 17 Desember 2019 10:06:46 WIB
GBPUSD bergerak turun pada sesi perdagangan Asia hari Selasa (17/12) ke level 1.3235 di tengah sentimen ketakutan pasar akan potensi hard Brexit.

Dengan partai Konservatif yang memiliki suara mayoritas di parlemen Inggris, Perdana Menteri Boris Johnson akan mendapatkan kemudahan dalam pembuatan rancangan undang-undang yang mengesampingkan perpanjangan waktu transisi Uni Eropa hingga melewati tahun 2020. Rancangan undang-undang perjanjian keluar dari Uni Eropa diperkirakan akan ditempatkan untuk pembacaan kedua di Dewan Perwakilan Rakyat Inggris pada hari Jumat ini.

Sementara pemimpin partai Konservatif Boris Johnson tidak akan ragu untuk mengulangi lagi janjinya untuk meninggalkan zona Euro dengan atau tanpa kesepakatan sebelum akhir tahun 2020, para negosiator di Uni Eropa selalu mengkritik pendekatan Inggris sambil mempertimbangkan sedikitnya waktu. Meski begitu, Perdana Menteri Inggris telah berulang kali mempromosikan ide kesepakatan perdagangan bebas seperti model Kanada dan mungkin akan mendorong untuk hal yang sama setelah rancangan undang-undang perjanjian keluar dari Uni Eropa mendapat persetujuan Parlemen, yang kemungkinan besar terjadi.

Robert Petson dari ITV mengangap bahwa perjanjian rancangan undang-undang perjanjian keluar dari Uni Eropa sebagai risiko untuk terjadinya soft Brexit sambil mengatakan bahwa Johnson bertekad untuk menghormati janji-janji politik partai Konservatif untuk mengakhiri transisi kurang dari setahun dari sekarang. Ini akan dilihat sebagai peningkatan risiko karena efek tidak adanya kesepakatan dagang dengan Uni Eropa di tahun 2021, dengan Inggris harus menanggung pembayaran tarif yang menyakitkan dari Uni Eropa, karena para negosiator dan para pemimpin Uni Eropa telah memperingatkan mungkin tidak ada waktu untuk negosiasi perjanjian dagang bebas pada akhir tahun depan.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search