Ketakutan Terhadap Virus Korona Telah Memicu Penurunan Imbal Hasil Surat Utang AS

Ketakutan Terhadap Virus Korona Telah Memicu Penurunan Imbal Hasil Surat Utang AS

Senin, 09 Maret 2020 11:55:25 WIB
Permintaan terhadap aset aman seperti surat utang/obligasi pemerintah AS kembali berlanjut pada hari Senin (9/3) dengan membuat imbal hasil dari surat utang pemerintah milik AS turun ke rekor terendah.

Imbal hasil surat utang pemerintah AS untuk tenor 10 tahun menyusut ke level terendah dalam sejarah di 0.487% hingga pukul 11:42 WIB. Sementara itu untuk surat utang AS bertenor 30 tahun juga menyentuh level terendah baru di 0.97%. Turunnya imbal hasil obligasi karena harganya naik.

Penurunan di dalam imbal hasil ini terjadi d tengah eksodus para pelaku pasar dari saham karena terganggunya bisnis di seluruh dunia yang disebabkan oleh wabah virus Korona, meningkatkan kekhawatiran di kalangan pelaku pasar akan terjadinya perlambatan ekonomi. Data virus korona terbaru dari World Healtd Organization (WHO) indikasikan setidaknya ada 95.270 kasus virus diseluruh dunia dan untuk yang meninggal setidaknya berjumlah 3.280 jiwa.

Kekhawatiran ini masih berlangsung meskipun sudah adanya tindakan darurat pertama dari Federal Reserve AS, yang memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis poin sejak krisis keuangan di awal pekan lalu dan faktanya adalah para anggota parlemen AS menyetujui dana belanja darurat hampir $8 miliar untuk memerangi wabah tersebut.

Saat ini ekspektasi di kalangan para pelaku pasar kembali meningkat untuk adanya pengurangan suku bunga lainnya dari The Fed di bulan Maret yang mana itu juga menjadi beban tambahan untuk pergerakan imbal hasil surat utang AS,

Sementara itu Washington Post baru-baru ini mengeluarkan berita bahwa sejumlah pejabat Gedung Putih secara pribadi yakin bahwa jumlah kasus virus Korona di AS akan berlipat dalam 48 jam kedepan.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search