Kiwi Tergelincir Pasca Data GDP

Kiwi Tergelincir Pasca Data GDP

Kamis, 19 Juni 2014 10:00:55 WIB

Monexnews - Mata uang Selandia Baru, Kiwi, diperdagangkan melemah terhadap dollar setelah data menunjukkan pertumbuhan ekonomi negara tersebut di kuartal I lebih rendah dari estimasi. Kiwi sebelumnya terus menguat setelah Reserve Bank of New Zealand pada 12 Juni lalu menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 3,25%, dan menjadi yang kenaikan suku bunga yang ketiga sepanjang tahun ini.

Biro Statistik Selandia Baru melaporkan ekonomi negara tersebut pada kuartal I tumbuh 1,0% dari kuartal IV 2013. Gross domestic product di kuartal I tersebut masih lebih rendah dari proyeksi bank sentral sebesar 1,1%. Ekspor Selandia Baru yang berkontribusi 30% terhadap GDP naik 3,1%. Sektor konstruksi naik 12,5% di kuartal I dari kuartal sebelumnya, menjadi yang tertinggi dalam 14 tahun terakhir. Ekonomi Selandia baru dikatakan berekspansi melebihi kapasitasnya sehingga memicu tekanan harga. Gubernur RBNZ, Graeme Wheeler, pada 12 Juni lalu memberikan sinyal akan menaikkan suku bunga lebih lanjut.

NZDUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 0.8714 dengan level tertinggi harian 0.8734 dan terendah 0.8704. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search