Mata Uang Aussie & Kiwi Dilema Pada Angka Tenaga Kerja

Mata Uang Aussie & Kiwi Dilema Pada Angka Tenaga Kerja

Kamis, 09 Mei 2013 17:26:31 WIB

Monexnews - Jumlah pekerja di Australia dan New Zealand melonjak, membuat mata uang di negara mereka bergerak lebih tinggi dan merusak upaya bank sentral untuk mengurangi tekanan pada manufaktur dan eksportir.

Jumlah orang yang bekerja di Australia naik sekitar 50,100 pekerja di bulan April dari bulan sebelumnya, angka tersebut naik lebih dari empat kali lipat dari perkiraan ekonom dan tingkat pengangguran secara tak terduga turun menjadi 5.5 persen, ditunjukan dalam data pemerintah pada hari ini. Sementara itu New Zealand menambahkan angka tenaga kerjanya sebanyak 38.000 pekerja dari kuartal terakhir, itu merupakan rekor tertinggi dan jumlah penganggurannya turun ke level terendah dalam tiga tahun di angka 6.2 persen. Para ekonom sebelumnya perkirakan di angka 6.8 persen.

Kedua mata uang tersebut melonjak ke level yang melebihi keputusan dari Reserve Bank of Australia pada dua hari yang lalu yang memangkas suku bunga acuannya ke rekor terendah dan kemudian harinya Gubernur New Zealand Graeme Wheeler telah melakukan intervensi untuk melemahkan kiwi. Korea Selatan juga memangkas suku bunganya pada hari ini untuk mengurangi tekanan pada eksportir. Melonjaknya jumlah pekerja di Australia mungkin dapat merusak upaya Gubernur RBA untuk menambahkan 2 poin persentase penurunan dalam 19 bulan terakhir. Anggota dewan bank RBA mungkin meringis ketika mereka mendengar angka tenaga kerja, kata Craig James, seorang ekonom senior di unit Commonwealth Bank of Australia. Bank sentral mungkin akan meninggalkan pemangkasan suku bunga untuk beberapa bulan kedepan. Namun angka lebih pada tenaga kerja seperti ini jelas tidak akan bekerja pada bias pelonggaran. (fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search