Menanti Data Tenaga Kerja AS Besok, Dollar Terkoreksi

Menanti Data Tenaga Kerja AS Besok, Dollar Terkoreksi

Kamis, 04 Oktober 2018 17:21:21 WIB

Kekuatan dollar terkoreksi pada hari ini setelah membukukan penguatan selama enam hari beruntun. Di tengah minimnya data penting dari AS pada hari ini, investor akan fokus pada serangkaian perilisan data tenaga kerja pada besok pukul 19.30 WIB.

Sejak dua hari kemarin dollar mendapat momentum penguatannya setelah pernyataan Pimpinan The Fed Jerome Powell yang akan mengupayakan bahwa suku bunga acuan AS harus berada pada level normal. Pasar berekspektasi bahwa ada kecenderungan The Fed akan secara agresif lagi untuk menaikkan suku bunganya hingga tahun 2019 nanti setidaknya tiga sampai empat kali lagi. Ini karena batas "netral" yang dimaksudkan Powell bisa jadi di level 3%.

Selain itu, penguatan dollar juga ditopang oleh data Automatic Data Processing (ADP) semalam yang merilis bahwa lapangan kerja AS bertambah sebanyak 230 ribu selama bulan September. Kabar baiknya angka tersebut merupakan angka tertinggi sejak Februari 2018.

Ada pula data indeks non-manufaktur AS dari Institute of Supply Management (ISM) yang dirilis lebih baik di angka 3,1 poin menjadi 61,6. Angka tersebut juga merupakan angka tertinggi sejak Agustus 1997.

Solidnya perekonomian AS ini yang semakin menambah momentum penguatan dollar pada hari ini. Padahal data-data tersebut sebelumnya diestimasikan lebih buruk. Jika besok serangkaian data tenaga kerja - yang terdiri dari Average Hourly Earnings, Non-Farm Payroll, dan Unemployment Rate - dirilis lebih baik juga, maka dollar masih berpotensi lanjutkan penguatannya.

Saat berita ini ditulis pada pukul 17.18 WIB indeks dollar berada di level 95.88 terkoreksi tipis dari penutupan perdagangan kemarin di level 96.04.


(dny)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search