Outlook Tapering & Buruknya Data Lokal Anjlokan Aussie

Outlook Tapering & Buruknya Data Lokal Anjlokan Aussie

Jum'at, 28 Februari 2014 14:45:38 WIB

Monexnews -

Dollar Australia berada di jalur untuk penurunan mingguan kedua ditengah prospek akan berlanjutnya pengurangan stimulus di AS dan lebih lemah dari perkiraan pada data investasi bisnis lokal yang meredam permintaan untuk mata uang Aussie.

Aussie tergelincir terhadap sebagian besar mata uang utama pada pekan ini setelah ketua Federal Reseve Janet Yellen mensinyalkan bahwa bank sentral akan tetap melaksanakan tapering pembelian obligasi yang sebelumnya telah mendorong yield obligasi di seluruh dunia lebih tinggi. Mata uang Selandia Baru menyentuh level terkuat dalam enam pekan setelah sebuah laporan swasta menunjukkan tingkat kepercayaan bisnis naik ke level tertinggi dalam hampir 20 tahun.

Kita kembali bergeser ke lingkungan dimana anda ingin menjualn Aussie ketika reli, kata Todd Elmer, yang merupakan seorang analis mata uang di Citigroup Inc., yang berbasis di Singapura. Dalam beberapa pekan mendatang, tren penurunan dalam jangka menengah pada Aussie akan menegaskan dengan sendirinya.

Dollar Australia melemah sekitar 0.1% menjadi 0.8960 per dollar AS pada pukul 14.24 wib, memperpanjang penurunan mingguan menjadi 0.3%. Aussie naik sebesar 2.3% pada bulan ini. Mata uang Kiwi naik menjadi 0.8414 per dollar AS, level tertinggi sejak 14 Januari, sebelum di perdagangkan di kisaran 0.8387, sekitar 0.2% lebih tinggi dari kemarin. Kiwi menguat sebesar 1.3% sejak 21 Februari dan emnuju penguatan sebesar 3.7% pada penguatan bulanan.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search