Pasar Masih Skeptis Terhadap Negosiasi Dagang, Yen Menguat Lagi

Pasar Masih Skeptis Terhadap Negosiasi Dagang, Yen Menguat Lagi

Selasa, 27 Agustus 2019 11:23:09 WIB

Yen menguat lagi sejak pembukaan pasar pagi ini (27/8) terhadap dollar AS. USDJPY dibuka di kisaran 106.11 dan saat tulisan ini dibuat sudah bergerak di kisaran 105.68. Ini artinya yen sudah menguat sekitar 0,4% terhadap dollar AS.

Penguatan ini disebabkan oleh keraguan pasar terhadap keberlangsungan negosiasi dagang antara AS dengan Tiongkok, meskipun kedua negara ini sudah mengutarakan niat baiknya. Pasar meragukan kesepakatan dagang akan tercapai dalam waktu dekat.

Seperti kita ketahui bersama, pada Jumat malam pekan lalu (23/8), Tiongkok mengumumkan kenaikan tarif antara 5% - 10% untuk produk dari AS senilai $75 milyar. Aksi ini langsung dibalas oleh AS beberapa jam kemudian dengan menaikan tarif sebesar 5% untuk produk dari Tiongkok.

Aksi saling menaikan tarif ini menaikan tensi perang dagang dan meningkatkan kekhawatiran para pelaku pasar keuangan sehingga aset-aset safe haven kembali diburu.

Namun setelah itu, AS mengungkapkan bahwa Tiongkok telah menghubungi AS dan menyatakan ingin melakukan negosiasi dagang yang baik. Niatan Tiongkok ini disambut positif oleh AS dan oleh para pelaku pasar. Kekhawatiran pun mereda dan sebagian pelaku pasar kembali masuk ke aset berisiko.

Pagi ini indeks saham Asia seperti Nikkei, Shanghai, Hangseng, Kospi dan IDX masih bergerak positif. Indeks Nikkei masih naik 1,17%, Shanghai naik 1,68%, Hangseng menguat tipis, Kospi dan IDX menguat 0,67%.


(art)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search