Penolakan Yunani Dan Data China Menopang Yen

Penolakan Yunani Dan Data China Menopang Yen

Senin, 09 Februari 2015 20:10:37 WIB

Monexnews - Yen merangkak naik dari level terendah 4-pekan terhadap Dollar dengan adanya tanda perlambatan perekonomian di China, negara perekonomian terbesar kedua dunia. Outlook pesimis terhadap China ini kemudian mengangkat permintaan mata uang Jepang sebagai haven. Yen juga mendapatkan dukungan pelemahan bursa Eropa dan surat hutang dengan imbal hasil tinggi, setelah berita pemerintah Yunani yang mensinyalkan penolakannya untuk bertahan dalam program dana talangan internasional. Ketegangan di blok Euro membuat investor kemudian melirik aset haven seperti Yen Jepang.

"Kita mendapatkan laporan angka perdagangan yang menurun dari China, menandakan lemahnya pertumbuhan di sana," ujar Lee hardman, ahli strategi valuta asing dari Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd. di London. "Itu, ditambah dengan risiko perkembangan muram di Yunani, mengarahkan pada kondisi perdagangan risk-averse. Hal tersebut mendukung perdagangan mata uang safe-haven tradisional seperti Yen."

Pasangan mata uang USD/JPY kini diperdagangkan pada kisaran 118.60 di dekat level terendah harian 118.43 dan menjauhi level tertinggi harian 119.09. (YS)


(YS)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search