Pesimisme Proposal BREXIT Inggris Akan Diterima Uni Eropa Tekan Turun GBPUSD

Pesimisme Proposal BREXIT Inggris Akan Diterima Uni Eropa Tekan Turun GBPUSD

Selasa, 08 Oktober 2019 14:49:47 WIB
Pemerintah Inggris dikabarkan akan mencoba melakukan negosiasi di akhir pekan ini terkait proposal BREXIT terakhir yang diajukan ke Uni Eropa. Berita ini disampaikan oleh Majalah Spectator dari sumber di kantor Perdana Mentri Inggris: https://bit.ly/35fvUzr

Tapi pesimisme membayangi persiapan negosiasi. Sumber tersebut mengatakan tidak yakin pihak Uni Eropa akan menerima penawaran yang ada di proposal terakhir Pemerintah Inggris. Kendala utama ada di masalah perbatasan antara Irlandia Utara yang merupakan bagian dari Inggris Raya dan Republik Irlandia yang adalah anggota Uni Eropa.

Sedari awal, Uni Eropa meminta Pemerintah Inggris untuk tidak menerapkan batas keras pasca BREXIT di perbatasan Irlandia Utara dengan Republik Irlandia. Ini untuk memperlancar perdagangan dan arus barang di perbatasan tersebut. Wacana ini disebut dengan Backstop.

Tapi parlemen Inggris menolak permintaan ini karena hal tersebut dianggap mengganggu kedaulatan Inggris. Parlemen Irlandia Utara yang diwakili oleh Democratic Unionist Party (Partai DUP) pun menolak keras proposal tersebut. DUP berpendapat bahwa penerapan Backstop akan membuat Irlandia Utara lebih dekat ke Uni Eropa dibandingkan ke Inggris Raya.

Dalam proposal terakhir PM Boris Johnson mengenai Backstop, Irlandia Utara akan tetap berada di dalam pasar tunggal Uni Eropa setelah BREXIT, tapi tetap di bawah kontrol bea cukai Inggris. Tapi hal tersebut akan bergantung pada pengambilan suara di parlemen Irlandia Utara, dan pengambilan suara akan dilakukan kembali setiap 4 tahun sekali.

Pihak Uni Eropa tidak menyukai rencana ini dan dianggap sebagai jebakan dari pemerintah Inggris. Pengambilan suara setiap 4 tahun akan menyebabkan Uni Eropa kesulitan untuk melindungi pasar tunggalnya apabila parlemen Irlandia Utara tidak menyetujui backstop setelah 4 tahun.

Pesimisme proposal Brexit akan diterima oleh Uni Eropa memberikan tekanan ke mata uang poundsterling (GBP). Apalagi kalau pemerintah Inggris memaksakan keluar dari Uni Eropa tanggal 31 Oktober tanpa kesepakatan alias No-Deal BREXIT.
(art)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search