Pound Merana Akibat Penguatan Dollar, Tembus Ke Bawah $1.60

Pound Merana Akibat Penguatan Dollar, Tembus Ke Bawah $1.60

Jum'at, 03 Oktober 2014 22:45:51 WIB

Monexnews - Pound merosot ke bawah $1.60 untuk pertama kalinya sejak bulan September, dilemahkan oleh tanda-tanda pertumbuhan di Inggris yang kehilangan momentum ditengah ekonomi AS yang sedang mengumpulkan kekuatannya.

Ini adalah hari kedelapan beruntun dari pelemahan pound pada hari Jumat, yang mana ini merupakan yang terpanjang sejak bulan Juli, yang telah menyeret mata uang Inggris turun sebesar 2.6% terhadap greenback. Sterling saat ini turun lebih dari 7% dari level tertinggi tahun ini di $1.7192 yang di capai di bulan Juli dan itu adalah level terkuat sejak 2008.

Penurunan hari ini di picu oleh pertumbuhan di sektor jasa Inggris yang berjalan pada kecepatan yang lebih lambat dari estimasi ekonom, sementara lonjakan penerimaan kerja di AS telah mengirim tingkat pengangguran ke level terendah enam tahun. Data menambahkan bukti bahwa AS mungkin lebih baik dalam kemampuanya untuk bertahan dalam kenaikan

suku bunga yang lebih awal daripada Inggris.

"Kinerja

dollar baik terhadap semua mata uang setelah data non-farm payroll dan konsekuensinya adalah pound-dollar bergerak lebih rendah," kata Neil Jones, kepala penjualan hedge-fund di Mizuho Bank Ltd., di London. "Perbedaan hasil data adalah pemicu pelemahan di pound-dollar. Pasar akan merevisi kembali terhadap rencana kenaikan suku bunga Inggris. Beberapa perkiraan mungkin hasilkan pekiraan untuk Federal Reserve akan lebih dahulu naikan suku bunga daripada Bank of England."

Pound tergelincir sebesar 1.1% menjadi $1.5965 pada pukul 22.40 wib, ini adalah penurunan terbesar sejak 8 September, ketika pound menyentuh level $1.5952, yang merupakan level terlemah sejak November. Mata uang Inggris menguat sebesar 0.1% menjadi 0.7838 per euro.


(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search