Rentang Perdagangan Dollar Masih Sempit

Rentang Perdagangan Dollar Masih Sempit

Kamis, 05 Desember 2013 13:43:44 WIB

Monexnews - Dollar diperdagangkan dalam rentang yang sempit terhadap mata uang utama pada siang ini, investor lebih banyak menunggu beberapa data dari AS hari ini, dan berfokus pada data non-farm payrolls yang dirilis besok untuk melihat petunjuk waktu pengurangan stimulus moneter oleh Federal Reserve.

Kita tidak bergerak sebelum melihat angka (data AS) kata Michiyoshi Kato, senior vice president forex di Mizuho Bank.

Hari ini investor akan melihat data GDP dan klaim pengangguran AS. Data GDP pengukuran kedua untuk kuartal ketiga diperkirakan sebesar 3,0% lebih tinggi dari pengukuran pertama sebesar 2,8%. Sementara data klaim pengangguran AS untuk pekan lalu diperkirakan lebih tinggi dari pekan sebelumnya.

Kepala Riset FX Concepts, Jonathan Clark mengatakan euro kemungkinan akan turun menjadi 1.3375 pada akhir tahun ini, dan akan menjadi 1.3100 pada akhir Januari 2014 karena perekonomian Zona Euro kemungkinan akan melemah. Karena ekonomi AS terlihat kokoh, kami perkirakan perbedaan pertumbuhan antara AS dan Zona Euro akan melebar, hal tersebut akan mengurangi daya tarik mata uang euro kata Clark. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search