Rupiah Merosot Tajam Karena Melonjaknya Permintaan Dollar

Rupiah Merosot Tajam Karena Melonjaknya Permintaan Dollar

Jum'at, 05 Desember 2014 11:22:49 WIB

Monexnews - Mata uang garuda, dan obligasi pemerintah RI menuju penurunan mingguan terbesar dalam dua bulan seiring membaiknya ekonomi AS yang memacu permintaan untuk greenback.

Indeks

dollar, yang mengikuti pergerakan greenback terhadap serangkaian mata uang utama, kemarin mencapai level tertinggi lima tahun sebelum dirilisnya data pada hari ini yang mungkin menunjukkan para pengusaha di AS menambahkan lebih banyak pekerja pada bulan lalu daripada di bulan Oktober dan tingkat pengangguran di level terendah enam tahun. Dana asing berada di jalur unruk penarikan uang dari bursa saham lokal pada pekan ini untuk pertama kalinya dalam sebulan.

Rupiah melemah sebesar 0.8% dari tanggal 28 November menjadi 12,305 per dollar pada hari ini. Rupiah bergerak stabil pada hari ini, kemarin mata uang mencapai level 12,323, itu adalah level terendah sejak 3 Desember 2008. Di dalam pasar offshore, kontrak NDF satu bulan melemah 0.4% menjadi 12,357. Kontrak menguat sebesar 0.2% pada hari ini.

"Rupiah cenderung akan terus melemah seiring permintaan dollar terus naik dengan stabil," kata Heru Irvansyah, seorang ekonom di PT BNI Securities di Jakarta. Unit lokal dari perusahaan internasional akan "membutuhkan lebih banyak dollar dalam beberapa pekan mendatang untuk repatriasi pendapatan, jadi itu juga membebani

rupiah," tambahnya.

Berdasarkan harga yang di ambil dari Inter Dealer Marker Assoiciation, imbal hasil obligasi pemerintah yang berjangka waktu hingga Maret 2024 melonjak sebesar 16 basis poin, atau 0.16%, pada pekan ini menjadi 7.86%. Itu adalah kenaikan terbesar sejak periode lima hari yang berakhir 3 Oktober. Imbal hasil hanya sedikit berubah pada hari ini.


(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search