Rupiah Tembus 12.000 Oleh Akumulasi Sentimen Negatif

Rupiah Tembus 12.000 Oleh Akumulasi Sentimen Negatif

Rabu, 25 Juni 2014 14:20:20 WIB

Monexnews -

Sampai dengan sesi siang di perdagangan hari Rabu (25/6) nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) tercatat melemah tajam hingga menembus ke atas psikologis Rp.12000 untuk kali pertama dalam 4 bulan terakhir.

Mata uang Garuda ini terakhir menembus angka 12.000 terjadi pada 13 Februari 2014. Sedangkan hari ini titik terlemahnya mencapai Rp. 12.085 setelah akhirnya stabil pada area Rp. 12.070, platform Reuters.

Terpuruknya mata uang

RI terutama terkait oleh berbagai isu sentimen negatif menyusul adanya langkah Bank Indonesia (BI) yang akan membatasi intervensi terhadap pergerakan Rupiah. Selain itu, permintaan dollar yang tinggi untuk keperluan impor menjelang bulan Ramadan, ketidakpastian politik menjelang pilpres, dan kenaikan harga minyak dunia juga turut menekan Rupiah.

Sementara penguatan dollar AS turut menambah Rupiah kian tergerus setelah data-data ekonomi AS yang rilis semalam muncul di angka yang positif. Meningkatnya angka penjualan rumah dan tingkat kepercayaan konsumen AS memerikan sinyal yang bagus terhadap berlanjutnya pemulihan ekonomi AS.

Dan faktor kekhawatiran terhadap defisit neraca perdagangan yang kian membengkak terus menjadi ketakutan investor untuk pegang rupiah saat ini meskipun pemerintah optimistis bahwa neraca negeri kita akan berubah surplus. Pada bulan April lalu, defisit neraca perdagangan Indonesia membengkak menjadi US$ 1,96 miliar, defisit tersebut merupakan yang terbesar sejak bulan Juli tahun 2013 lalu. (dar)


(dar)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search