Sentimen Negatif Terus Bayangi Sterling

Sentimen Negatif Terus Bayangi Sterling

Kamis, 20 Februari 2014 19:50:45 WIB

Monexnews - Sterling kembali diperdagangkan melemah terhadap dollar, menjadi penurunan dalam empat hari beruntun. Mata uang Inggris tersebut mulai melemah pada awal pekan ini setelah sempat rally selama tujuh hari dan menyentuh level tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Melambatnya inflasi di Inggris menjadi awal sentimen negatif bagi sterling pada pekan ini. Office for National Statistic pada hari Selasa (18/02/14) lalu melaporkan inflasi tahunan pada bulan Januari tumbuh sebesar 1,9%, turun dari bulan sebelumnya sebesar 2,0%, sementara ekonom memperkirakan inflasi bulan Januari tetap sebesar 2,0%.

Naiknya tingkat pengangguran Inggris pada kuartal ke-empat lalu semakin memperburuk kinerja sterling. Jumlah klaim pengangguran Inggris pada bulan Januari turun sebesar 27 .600 lebih baik dari estimasi penurunan sebesar 18.300. Namun data tingkat pengangguran pada kuartal ke-empat naik menjadi 7,2% dari kuartal sebelumnya sebesar 7,1%, sementara ekonom sebelumnya memperkirakan tingkat pengangguran tetap pada level 7,1%.

Eskpetasi Bank of England akan segera menaikkan suku bunga mulai teredam, setelah berkurangnya tekanan inflasi, serta tingkat pengangguran yang kembali menjauhi batas yang ditetapkan BoE sebesar 7,0%.

Sementara itu data penjualan ritel Inggris pada bulan Januari yang akan dirilis besok diperkirakan akan menurun dari bulan sebelumnya, kembali memberikan sentimen negatif bagi sterling. GBPUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.6657, dengan level tertinggi harian 1.6694 dan terendah 1.6634. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search