Sterling Melemah Jelang Data Inflasi

Sterling Melemah Jelang Data Inflasi

Selasa, 17 Juni 2014 09:28:00 WIB

Monexnews - Sterling diperdagangkan melemah terhadap dollar pada perdagangan sesi Asia pagi ini jelang dirilisnya data inflasi Inggris hari ini. Sterling sebelumnya berhasil mencapai level tertinggi dalam lima tahun terakhir ditopang oleh pernyataan Gubernur Bank of England yang mengatakan tingkat suku bunga kemungkinan akan naik lebih cepat dari perkiraan pasar sebelumnya.

Selain itu Deputi Gubernur Bank of England, Charlie

Bean, mengatakan kenaikan tingkat suku bunga pertama dari rekor terendah saat ini merupakan indikasi bahwa ekonomi Inggris mulai kembali normal. Data ekonomi Inggris menunjukkan produk domestic bruto pada kuartal I lalu bereskpansi 0,8%, dan berada pada jalur pertumbuhan tertinggi di antara negara G7. Tingkat pengangguran Inggris dalam tiga bulan yang berakhir April sebesar 6,6% turun dari bulan sebelumnya sebesar 6,8%, dan menjadi yang terendah sejak bulan Januari 2009. Sementara divisi Halifax Lloyds Banking Group Plc. mengatakan rata-rata harga rumah di Inggris naik 3,9% di bulan Mei menjadi 184.464, dan menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir. Office for National Statistic hari ini akan merilis data inflasi year on year Inggris bulan Mei yang diperkirakan sebesar 1,7% lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 1,8%. Menurunnya inflasi memberikan ruang bagi BOE untuk mempertahankan tingkat suku bunga, namun jika inflasi dirilis lebih tinggi dari estimasi tekanan bagi BOE akan meningkat, dan sterling berpotensi menguat lebih lanjut.

GBPUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.6966 atau melema 0,11%, dengan level tertinggi harian 1.6982 dan terendah 1.6957. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search