Sterlng Pulih Usai Anjlok Tajam Kamis Kemarin

Sterlng Pulih Usai Anjlok Tajam Kamis Kemarin

Jum'at, 16 November 2018 10:54:16 WIB
Pada perdagangan Jumat (16/11/2018), GBPUSD pulih dari penurunan tajam pada perdagangan Kamis kemarin namun investor tetap bersikap menunggu di awal perdagangan Asia hari ini karena mereka masih khawatir potensi No Deal Brexit masih besar kendati kedua pihak, Inggris dan Uni Eropa telah mencapai kesepakatan dalam bentuk draft.

Saat penulisan, pasangan mata uang ini diperdagangkan di $ 1,2788, naik 17 pip setelah turun 1,7 persen pada hari Kamis, persentase penurunan tertajam sejak 11 Oktober 2016.

Pengunduran diri Menteri Brexit Dominic Raab yang mendadak karena berita itu datang beberapa jam setelah Perdana Menteri May mengklaim kabinetnya mendukung draft perjanjian perceraian membuat pound anjlok tajam kemarin.

Permusuhan dari pemerintah dan anggota parlemen oposisi meningkatkan risiko bahwa kesepakatan May dan negositasor Uni Eropa itu akan ditolak di parlemen saat diajukan Desember nanti, dan bahwa Inggris dapat meninggalkan Uni Eropa pada 29 Maret tanpa jaring pengaman. Situasi ini membuat sterling rentan terhadap kerugian lebih lanjut.

GBPUSD Berpotensi ke 1.25
"Masalah politik tidak pernah baik untuk mata uang tetapi dalam kasus Inggris, pound bisa turun ke 1,25 versus dolar pada prospek tidak ada kesepakatan Brexit, tantangan kepemimpinan baru dan pertumbuhan yang lebih lambat," kata Kathy Lien, direktur mata uang strategi di BK Asset Management dalam sebuah catatan.

(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search