Tiga Valuta Asia 'Jeblok' ke Rekor Terendah

Tiga Valuta Asia 'Jeblok' ke Rekor Terendah

Jum'at, 16 Agustus 2013 14:19:59 WIB

Monexnews - Nilai tukar tiga mata Asia jatuh ke level yang belum pernah tersentuh dalam beberapa tahun terakhir pada sesi perdagangan hari ini. Rupiah, Rupee dan Ringgit melemah terhadap Dollar setelah data tenaga kerja mingguan Amerika Serikat dirilis positif. Fakta pemulihan ekonomi di negara perekonomian terbesar itu membuka ruang bagi penghentian stimulus moneter Federal Reserve dalam waktu dekat atau secepatnya di bulan September nanti. Rupee India mengukir rekor terendah untuk kali ke-dua bulan ini yakni pada posisi 62.00 per Dollar. Sementara kurs Rupiah merosot ke titik terendah dalam empat tahun terakhir, 10.380. Adapun Ringgit Malaysia merosot rekor terendah dalam tiga tahun terakhir di 3.2800 di tengah penguatan Dollar pasca hasil data kemarin. Laporan weekly U.S. jobless claims keluar pada angka 320.000 atau lebih baik dibandingkan ekspektasi (335.000). Seperti diketahui, tingkat pengangguran merupakan parameter penting dari keberlangsungan stimulus moneter Amerika Serikat. Sebagian analis dan ekonomi di pasar keuangan memprediksi bahwa bank sentral akan mulai mengurangi porsi pengucuran stimulus ekonomi Amerika pada pertemuan bulan September. Hal ini akan membuat imbal hasil obligasi Amerika naik dan memicu penguatan nilai tukar Dollar terhadap mata uang-mata uang utama dunia. Menyikapi kemungkinan ini, pelaku pasar menjauhi valuta-valuta Asia khususnya Rupiah, Rupee dan Ringgit. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search