Won Berada di Jalur Pelemahan Kuartalan Terburuk Sejak 2009 Karena Yen

Won Berada di Jalur Pelemahan Kuartalan Terburuk Sejak 2009 Karena Yen

Selasa, 30 Desember 2014 11:15:34 WIB

Monexnews - Mata uang won menuju pelemahan kuartalan beruntun terbesar sejak tahun 2009, diseret turun oleh kejatuhan yen dan prospek tingginya suku bunga AS.

Perusahaan-perusahan mobil, elektronik dan perkapalan Korea bersaing dengan rivalnya dari Jepang di dalam pasar luar negeri dan telah berada di bawah tekanan karena

jepang menggunakan stimulus moneter yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mendongkrak ekonomi mereka, itu telah mendorong penurunan sebesar 16% terhadap yen sejak akhir Juni. Federal Reserve bergerak semakin dekat untuk naikan biaya pinjaman di negara dengan tingkat ekonomi terbesar di dunia, itu juga telah mengurangi daya tarik terhadap aset pasar berkembang.

Won turun sebesar 4% pada kuartal sekarang menjadi 1,098.88 pada pukul 11.08 wib. Penurunan tersebut mengikuti pelemahan sebesar 4,1% dalam periode kuartal sebelumnya, membuat won mengalami dua kuartal terburuk sejak Maret 2009. Mata uang pada hari ini tergelincir sebesar 0,1% dan turun 4,5% pada tahun ini. Won menguat sebesar 9,3% terhadap yen di tahun 2014. Pasa keuangan di Seoul ditutup pada esok hari dan dibuka kembali pada tanggal 2 Januari.

"Penurunan yen telah memicu intervensi dan membuat pemain pasar waspada dalam permainan peran utama dalam pelemahan won pada kuartal sekarang," kata Hong Seok Chan, seorang analis di Daishin Economy Research Institute di Seoul. "Won akan terus melemah di kuartal pertama," tambahnya, yang memperkirakan mata uang akan bergerak diantara 1,060 hingga 1,150 per dollar pada tahun depan.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search