Won Hentikan Reli Selama Lima Hari Seiring Turunnya Produksi Pabrik

Won Hentikan Reli Selama Lima Hari Seiring Turunnya Produksi Pabrik

Jum'at, 28 November 2014 09:34:24 WIB

Monexnews - Won melemah, hentikan reli selama lima hari, seiring sebuah laporan menunjukkan produksi pabrik Korea Selatan berkontraksi lebih besar dari perkiraan ekonom.

Produksi industri anjlok sebesar 3.2% di bulan Oktober dari setahun yang lalu, dibandingkan dengan kenaikan 1.9% di bulan September, di tunjukkan dalam data pemerintah pada hari ini. Hasil tersebut lebih rendah daripada estimasi median dalam survei Bloomberg yang menyerukan penurunan 0.3%. "Indeks dolar, yang mengikuti pergerakan dollar terhadap serangkaian mata uang utama, naik sebesar 0.2% dan bersiap untuk di tutup di level tertinggi sejak Maret 2009.

"Pergerakan dollar menentukan pergerakan mata uang di Asia yang termasuk di antaranya

won," kata Jhang Won, dealer mata yang di Shinhan Bank. " Masih ada hasil settlement ekspor akhir bulan yang akan masuk ke pasar, yang mungkin akan berikan beberapa dukungan terhadap won."

Mata uang Korea Selatan melemah sebesar 0.5% menjadi 1,104.25 per dollar pada pukul 09.20 wib, menjadikan penurunan bulan ini mencapai 3.2%, berdasarkan harga yang di kompilasi oleh Bloomberg. Won pada bulan November adalah mata uang Asia yang berkinerja terburuk setelah yen. Won anjlok sebesar 0.1% pada hari ini menjadi 9.34 terhadap yen.

Sentimen pemulihan ekonomi masih lemah, kata Gubernur Bank of Korea Lee Ju Yeol setelah memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 2% pada bulan lalu, BOK, yang akan mempertahankan biaya pinjaman di bulan November,akan mengadakan pertemuan selanjutnya pada tanggal 11 Desember.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search