Yen Kembali Melemah Atas Menurunnnya Permintaan Aset Haven

Yen Kembali Melemah Atas Menurunnnya Permintaan Aset Haven

Kamis, 14 Agustus 2014 12:09:46 WIB

Monexnews -

Yen turun untuk hari ke empat seiring permintaan untuk aset haven memburuk. Sementara itu euro berada di dekat level terendahnya pada tahun ini sebelum di rilisnya data yang mungkin menunjukkan ekonomi di kawasan tersebut melemah.

Mata uang blok 18 negara pertahankan penurunannya dalam tiga hari terakhir di tengah spekulasi bahwa European Central Bank akan menambahkan stimulusnya. Mata uang Korea Selatan, won, menguat seiring Bank of Korea memangkas suku bunga acuan yang sejalan dengan estimasi analis. Sementara itu dollar Selandia Baru pertahankan penguatannya dari kemarin setelah sebuah laporan menunjukkan penjualan retail di kuartal kedua melampaui estimasi analis.

"Meredanya ketegangan geopolitik telah melemahkan dampak pada arus pembelian terhadap yen," kata Desmond Chua, seorang analis di CMC Markets di Singapura. "Kami melihat pembalikan arus perdagangan pada saat ini, dimana sebelumnya kami melihat para trader membeli safe haven dan saat ini mereka melepasnya."

Yen tergelincir sebesar 0.2% menjadi 102.59 per dollar pada pukul 12.05 wib dari kemarin, setelah sebelumnya sempat menyentuh level 102.66, itu adalah level terlemah sejak 5 Agustus. Yen telah menurun sebanyak 0.5% sejak 8 Agustus. Mata uan Jepang terdepresiasi sebesar 0.1% menjadi 137.07 per euro. Euro hanya sedikit berubah di $1.3362, setelah turun sebesar 0.3% dalam tiga sesi sebelumnya.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search