Yen Melemah Seiring Memburuknya Data Perdagangan Jepang

Yen Melemah Seiring Memburuknya Data Perdagangan Jepang

Senin, 12 Mei 2014 22:13:36 WIB

Monexnews -

Yen melemah terhadap sebagian besar dari mata uang utama setelah surplus transaksi berjalan Jepang menyusut lebih besar dari perkiraan di bulan Maret.

Para konsumen membeli barang-barang seperti kulkas dan komputer sebelum kenaikan pajak 3 persen sampai 8 persen pada tanggal 1 April. Kenaikan pajak tersebut di perkirakan akan menyebabkan ekonomi berkontraksi sebesar 3.3 persen pada kuartal sekarang, menurut ekonom yang di survey oleh Bloomberg. Bank of Japan akan memperluas stimulus moneternya pada akhir tahun ini, menurut tiga perempat dari jumlah analis dalam survey terpisah.

Memburuknya neraca perdagangan Jepang adalah faktor utama mengapa kita berpikir yen akan terus melemah, kata Peter Dragicevich, seorang analis mata uang di Commonwealth Bank of Australia di Sydney. Dampak negatif yang lebih besar dari perkiraan dari kenaikan pajak konsumsi telah meningkatkan resiko pelonggaran moneter lebih lanjut oleh BOJ.

Yen telah melemah sebanyak 4.6% dalam enam bulan terakhir, yen telah menjadi mata uang dengan kinerja terburuk dari 10 mata uang negara maju yang di ikuti oleh Bloomberg Correlation-Weighted Indexes. Yen pada malam ini terpantau bergerak di kisaran 102.12 pada pukul 22.12 wib dengan level tertingginya di level 102.15. (fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search