Yen Melemah Seiring Menguatnya Spekulasi Penguarangan Pajak

Yen Melemah Seiring Menguatnya Spekulasi Penguarangan Pajak

Kamis, 26 September 2013 17:03:22 WIB

Monexnews -

Yen turun untuk pertama kalinya dalam lima hari terhadap dollar seiring adanya spekulasi bahwa pemerintah Jepang akan memangkas pajak perusahaan yang mana itu meredam permintaan untuk mata uang safe haven.

Yen kurangi pelemahannya setelah panelis tidak membuat rekomendasi langsung atas perubahan kepemilikan obligasi domestik dana pensiun pemerintah. Dollar Australia dan Selandia Baru mengurangi pelemahan mereka dalam dua hari terhadap mata uang AS. Greenback naik sebelum data yang diperkirakan akan menunjukkan negara dengan ekonomi terbesar akan berkembang di kuartal kedua pada laju tercepat daripada estimasi awal. Pound melemah setelah sebuah laporan menunjukkan bahwa ekonomi Inggris tumbuh kurang dari estimasi dalam tahun ini sampai bulan Juni.

Yen terpukul oleh fakta adanya pembicaraan mengenai pemotongan pajak, kata Neil Mellor, analis mata uang di Bank od New York Mellon di London. Hal tersebut mendorong orang-orang untuk berpikir tentang posisi kebijakan fiskal yang sedikit lebih. Hal ini di pandang sebagai hal positif lainnya bagi Abenomics. Setiapkali itu dilihat sebagai resiko orang-orang akan menjual yen.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search