Yen Menguat Terhadap Dollar Pada Laporan Dari New York Times

Yen Menguat Terhadap Dollar Pada Laporan Dari New York Times

Jum'at, 24 Oktober 2014 08:40:17 WIB

Monexnews - Yen menguat untuk pertama kalinya terhadap dollar dalam tujuh hari terakhir setelah ada media yang melaporkan bahwa pasien di yang di uji di New York City positif terkena virus Ebola, itu telah meningkatkan permintaan untuk aset haven.

Mata uang Jepang menguat setidaknya sekitar 0.2% terhadap semua dari 16 mata uang utama setelah New York Times mengatakan bahwa pengujian lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan penemuan awal tanpa mengatakan dimana mereka dapatkan informasi tersebut. Treasury AS menguat, sementara indeks berjangka S&P 500 memperpanjang penurunannya.

"Kita akan melihat penurunan di indeks saham berjangka dan dollar-yen pada ketakutan dari potensi pandemi," kata Greg Gibbs, kepala analis pasar Asia Pasific di Royal Bank of Scotland Group Plc di Singapura. "Ketakutan mulai meluap dari meluasnya latar belakang dari ketakutan. Tentunya Ebola juga masuk dalam radar pasar."

Yen menguat sebesar 0.3% menjadi 107.90 per dollar pada pukul 08.38 wib setelah tergelincir ke 108.35 kemarin, itu adalah level terlemah sejak 8 Oktober. Mata uang Jepang naik sebesar 0.2% menjadi 136.71 per euro. Dollar hanya sedikit berubah di $1.2657.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search