Emas Berada Di Jalur Pelemahan Mingguan Atas Outlook Fed

Emas Berada Di Jalur Pelemahan Mingguan Atas Outlook Fed

Jum'at, 17 Januari 2014 16:00:23 WIB

Monexnews -

Emas berada di jalur untuk penghentian penguatan selama tiga pekan di tengah spekulasi bahwa Federal Reserve akan melanjutkan pengurangan stimulus moneter dalam upaya membalikan tanda-tanda meningkatnya permintaan fisik.

Emas saat ini bergerak di kisaran $1.240 pada pukul 15.30 wib, dari $1.242 pada penutupan kemarin, ketika harga berfluktuasi setidaknya 0.3% sebelum berakhir datar kemarin. Emas naik ke level tertinggi dalam sebulan di $1.257 pada tanggal 14 Januari, atas tanda-tanda menguatnya permintaan dari

China, yang mungkin akan melampaui India sebagai konsumen terbesar pada tahun lalu.

Emas bergerak 0.5% lebih rendah pada pekan ini seiring data penjualan retail, nanufaktur di New York dan klaim awal pengangguran di AS semuanya mengalahkan estimasi analis, mendukung kemungkinan untuk pengurangan stimulus lebih lanjut. Volume untuk kontrak patokan di Shanghai Gold Exchange melampaui 13.000 kilogram pada setiap harinya dalam pekan ini, di bandingkan dengan pergerakan rata-rata pada tahun lalu di $12.782 kilogram.

Penempatan waktu dan pengurangan laju stimulus di AS masih membuat investor bertanya-tanya, jadi setiap data yang hadir dan pidato dari pembuat kebijakan Fed berpotensi menggerakan pasar

emas, kata Sun Yonggang, seorang analis makro ekonomi di Everbright Futures Co., Permintaan emas fisik di China telah menjadi baik untuk emas namun itu tidaklah cukup untuk imbangi sentimen negatif pada emas di tahun ini.

Pembuat kebijakan Fed , yang akan bertemu selanjutnya pada tanggal 28-29 Januari, memutuskan untuk memangkas program pembelian aset menjadi $75 milyar dari $85 milyar pada pertemuan bulan lalu, akhiri reli emas selama 12 tahun. Presiden Fed Richmond, Jeffrey Lacker akan berpidato pada hari ini setelah rekannya dari Philadelphia dan Dallas pada pekan ini meyerukan untuk berlanjutnya pengurangan stimulus oleh bank sentral.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search