Emas Berakhir Tinggi, Namun Turun 3% Untuk Tingkat Mingguan

Emas Berakhir Tinggi, Namun Turun 3% Untuk Tingkat Mingguan

Sabtu, 22 Maret 2014 02:38:23 WIB

Monexnews -

Emas berjangka berakhir tinggi pada hari Jumat, pulih dari penurunan selama empat sesi beruntun di balik pelemahan dollar AS, namun harga logam mulia masih menderita dari penurunan mingguan terburuk sejak bulan November.

Para analis kaitkan pergerakan naiknya harga

emas berasal dari pelemahan dollar, volatilitas yang terkait pada perkembangan dalam konflik Ukraina Rusia dan hasil dari pertemuan kebijakan Federal Reserve AS pada pekan ini serta ada beberapa aksi bargain hunter yang membeli di level terendah pada pekan ini.

Emas untuk kontrak bulan April menguat sebesar $5.50, atau 0.4% untuk settle di $1.336/onz di divisi Comex New York. Berdasarkan kontrak yang paling aktif, harga emas telah turun sebesar 3.1% pada pekan ini, ini merupakan penurunan terbesar sejak pekan yang berakhir 22 November.

Pada hari Kamis, emas dan perak mencatatkan level penutupan terendah bulanan sejauh ini.

Emas telah menjadi menarik sering emas bergerak tarik menarik yang di sebabkan antara ketakutan atas Crimea dan perkiraan Fed, kata Jonathan Citrin, pendiri dan CEO di Citrin Group.

Pada pekan ini, ketua Fed, Janet Yellen dalam konfrensi persnya mendorong para spekulan menjauh dari logam mulia seiring mereka mengantisipasi kenaikan suku bunga dalam jangka pendek menjadi lebih memungkinkan, katanya.

Namun Yellen memberikan petunjuk bahwa kenaikan suku bunga dapat di naikan sekitar enam bulan setelah berakhirnya pembelian obligasi yang mana itu telah di katagorikan sebagai kesalahan dan kelepasan , kata Peter Grant, yang merupakan analis di USAGOLD. Saya mencari klarifikasi yang lebih "dovish pada pidato Fed mendatang'. Klarifikasi tersebut, mungkin akan membantu mengurangi beberapa penurunan yield obligasi dan menguatkan dollar, memberikan dukungan emas dalam prosesnya.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search