Emas Kembali Melemah Atas Outlook Suku Bunga AS

Emas Kembali Melemah Atas Outlook Suku Bunga AS

Selasa, 22 Juli 2014 16:23:53 WIB

Monexnews -

Emas melemah di London atas ekspektasi tingginya suku bunga AS dan kuatnya dollar mengalahkan outlook permintaan terhadap safe haven di tengah ketegangan di Ukraina dan Gaza.

Dollar berada di dekat level tertinggi dalam empat pekan terhadap serangkaian mata uang utama sebelum di rilisnya data hari ini yang mungkin menunjukkan inflasi AS bertahan di laju tercepat sejak Oktober 2012, itu mendukung kemungkinan untuk Federal Reserve untuk memperketat kebijakan moneternya. Emas tergelincir sebesar 28% pada tahun lalu atas ekspektasi bahwa bank sentral akan mengurangi kembali stimulusnya seiring membaiknya ekonomi.

Gejolak di Ukraina dan Timur Tengah membantu harga

emas rebound sebesar 8.7% pada tahun ini. Para pemimpin AS dan Eropa memberikan tekanan pada pesan mereka terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa dia beresiko mengisolasi diri mereka sendiri dari panggung dunia setelah pesawat penumpang Malaysia di tembak jatuh di atas wilayah Ukraina oleh rudal yang di percaya di suplai oleh negaranya. Menteri Luar Negeri AS John Kerry sedang mengadakan pembicaraan dengan pejabat Mesir untuk menyusun rencana gencatan senjata untuk mengakhiri pertempuran di Jalur Gaza, seiring konflik memasuki pekan ketiga.

Di saat emas mendapatkan beberapa dukungan dari gejolak di seluruh dunia, untuk penurunan emas dalam jangka panjang masih berlaku karena ekspektasi untuk tingginya suku bunga AS, kata Lv Jie, seorang analis di Cinda Futures Co.,di China. Membaiknya data ekonomi AS berdampak positif untk dollar yang mana itu membebani emas.

Emas pada hari ini melemah sekitar 0.5% menjadi $1.307 pada pukul 16.21 wib. Emas telah melemah dari level $1.345 yang di capai pada tanggal 10 Juli, itu adalah level tertinggi sejak Maret 19.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search