Emas Kembali Merosot Di Tengah Melambatnya Pembelian Fisik

Emas Kembali Merosot Di Tengah Melambatnya Pembelian Fisik

Kamis, 26 Juni 2014 16:24:03 WIB

Monexnews -

Emas tergelincir untuk pertama kalinya dalam pekan ini di London atas kecemasan bahwa penguatan emas yang mencapai level tertinggi dalam dua bulan telah membatasi pembelian fisik dan juga karena investor terbebani oleh outlook untuk ekonomi AS.

Dollar turun ke level terendah dalam lima pekan terhadap serangkaian mata uang utama kemarin setelah data menunjukkan ekonomi AS menyusut lebih besar dari yang ekonom perk

irakan di kuartal pertama. Laporan lainnya menunjukkan jumlah pemesanan untuk peralatan bisnis naik di bulan Mei. Dengan emas yang berada di dekat level tertinggi dua bulan, permintaan pada emas fisik menjadi lesu di katakan oleh analis di Australia & New Zealand Banking Group Ltd. pada hari ini.

Di saat pembuat kebijakan Federal Reserve mengatakan bahwa ekonomi AS sudah membaik dan kurang di perlukannya stimulus moneter, emas berada di jalur penguatan kuartalan back-to-back untuk pertama kalinya sejak tahun 2011 seiring meningkatnya kekerasan di Irak dan Ukraina yang telah memicu permintaan terhadap aset safe haven. Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki kemarin menolak seruan untuk melepaskan kekuasaannya dan memungkinkan untuk membentuk formasi pemerintah penyelamatan nasional untuk melawan para milisi yang berusaha untuk memecah negara Irak. Di saat reli emas akhir-akhir ini terlihat impresif, dan masih adanya ketidakpastian seputar masalah Irak yang dapat menjaga harga di level tinggi di bandingkan dengan harga emas yang di perdagangkan di awal Juni, kami saat ini berjuang untuk membenarkan pada pergerakan harga yang akan bergerak lebih tinggi lagi, kata analis UBS AG dalam tulisan laporannya pada hari ini. Emas pada hari ini turun sebesar 0.7% menjadi $1,309 pada pukul 16.18 wib. Emas sempat mencapai level $1,325 pada tanggal 24 Juni, itu merupakan level tertinggi sejak 15 April, rebound dari level terendah empat bulan di $1,240 pada tanggal 3 Juni. (fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search