Emas Kembali Tergelincir Seiring Asset di Global ETP Anjlok

Emas Kembali Tergelincir Seiring Asset di Global ETP Anjlok

Selasa, 11 November 2014 03:13:24 WIB

Monexnews - Emas kembali melemah di New York, turun untuk kedelapan kalinya dalam sembilan sesi, pada tanda-tanda meredupnya permintaan investor terhadap logam mulia.

Para manajer keuangan mengurangi taruhan bullish mereka pada logam mulia ke level terendah pada tahun ini, ditunjukan dalam data pemerintah AS setelah pasar ditutup pada tanggal 7 November. Kepemilikan aset di bursa terbesar yang memperdagangkan emas merosot sebesar 1.4% pada pekan lalu, itu adalah penurunan terbesar di tahun 2014.

Harga mencapai level terendah empat tahun pada pekan lalu karena penguatan dollar dan perkiraan bahwa

Federal Reserve akan naikan suku bunga seiring membaiknya ekonomi, itu telah mengurangi permintaan untuk aset safe haven. Emas berjangka naik sebesar 2.4% pada tanggal 7 November, itu adalah yang tertinggi sejak 19 Juni, setelah sebuah laporan menunjukkan para pengusaha di AS menambahkan lebih sedikit pekerja daripada perkiraan di bulan Oktober. Tingkat pengangguran masih turun ke level terendah sejak 2008.

"Harga emas yang melonjak pada hari Jumat adalah sebuah kesempatan untuk melakukan aksi jual," ujar Tai Won, seorang direktur di BMO Capital Markets Corp. di New York. "Pandangan pasar masih tertuju pada the Fed yang kemungkinan akan naikan suku bunga pada pertengahan tahun depan, itu berikan sentimen bearish terhadap emas."

Emas berjangka untuk pengiriman Desember turun sebesar 0.9% untuk settle di $1,159.80 di Comex New York. Harga telah turun sebesar 3.5% pada tahun ini setelah menyentuh level $1,130.40 pada tanggal 7 November, itu adalah level terendah sejak April 2010.

UBS AG mengurangi target dalam sebulan untuk menjadi $1,180 dari sebelumnya di $1,250, sekaligus mempertahankan perkiraan dalam tiga bulan di $1,200, kata bank pada hari Senin dalam pernyataannya di email.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search