Emas Melemah Nantikan The Fed

Emas Melemah Nantikan The Fed

Rabu, 30 Juli 2014 06:38:52 WIB

Monexnews - Emas ditutup melemah pada hari Selasa akibat ketidakpastian akan kebijakan moneter Federal Reserve dan data-data ekonomi penting AS pekan ini, menyeret emas dari level tertinggi satu pekan yang sebelumnya disentuh menyusul kerusuhan yang terjadi di Timur Tengah dan Ukraina.

Fed memulai rapat selama dua hari pada hari Selasa, pasar menantikan petunjuk kapan bank sentral AS tersebut akan mulai menaikkan suku bunga. Emas sangat sensitif dengan perubahan kebijakan moneter AS. Logam mulia tersebut sebelumnya rally hingga menyentuh rekor tertinggi setelah Fed memberikan stimulus moneter dan menurunkan tingkat suku bunga ketika terjadi krisis finansial. Sementara pada tahun lalu emas merosot hingga 28% dan menjadi penurunan tahunan pertama dalam 13 tahun terakhir akibat rencana Federal Reserve untuk memangkas program pembelian obligasi perbulan seiring membaikknya ekonomi AS.

Fed telah memangkas program pembelian obligasi sebanyak lima kali pada setiap pertemuan, dan saat ini masih mencapai $35 miliar perbulan. Pada rapat FOMC kali ini, bank sentral AS tersebut juga diperkirakan akan kembali memangkas program pembelian obligasi sebesar $10 miliar menjadi $25 miliar per bulan. Sementara untuk tingkat suku bunga, pimpinan The Fed, Janet

Yellen, sebelumnya mengatakan kemungkinan akan naik lebih cepat jika pasar tenaga kerja terus menunjukkan peningkatan yang lebih cepat dari yang diperkirakan.

Emas pada perdagangan Selasa ditutup pada level $1.300,10 per troy ons, dengan level tertinggi harian $1.312,07 dan terendah $1.296,51. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search