Emas Melorot Tajam Seiring Mulai Pulihnya Perekonomian Global.

Emas Melorot Tajam Seiring Mulai Pulihnya Perekonomian Global.

Jum'at, 12 April 2013 21:58:18 WIB

Monexnews - Emas merosot ke level terendah sejak akhir 2011, memberikan sinyal bahwa investor saat ini lebih menyukai dollar dan ekuitas seiring mulai pulihnya perekonomian.

Dollar naik sebanyak 0,5 persen terhadap euro pada hari ini, dan indeks Standard & Poor 500 telah mencapai rekor baru kemarin. Siprus mungkin menjual kepemilikan emasnya untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul dari pinjaman darurat, dan keputusan tersebut akan di ambil oleh bank sentral negara tersebut, presiden bank sentral Eropa Mario Draghi mengatakan setelah pertemuan menteri keuangan pada hari ini.

Kepemilkan di SPDR Gold Trust mencapai 1.181.4 metrik ton kemarin, ini merupakan level terendah dalam hampir tiga tahun. Sampai kemarin, emas telah merosot sebanyak 6.6 persen seiring mulai pulihnya perekonomian global. Hasil minutes pertemuan Fed yang dirilis pada tanggal 10 April menunjukkan bahwa beberapa anggota lebih menyukai untuk menarik kembali program QE pada tahun ini. Emas menguat selama 12 tahun beruturut karena bank sental memperluas neraca keuangan mereka. Semua alasan tradisional yang mendukung untuk membeli emas tampaknya tidak bekerja sekarang, kata Frank Cholly, analis senior di RJO Futures di Chicago dalam sebuah wawancara telepon. Argumen untuk emas sebagai safe haven atau aset lindung nilai terhadap inflasi saja tidak ada. Kami melihat pasar beralih ke aset beresiko, dengan banyaknya uang yang mengalir ke pasar

saham. Tentu itu terlihat tidak bagus untuk emas.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search