Emas Turun Dari Level Tinggi 2 Pekan Karena Reli Dollar

Emas Turun Dari Level Tinggi 2 Pekan Karena Reli Dollar

Selasa, 18 November 2014 03:24:12 WIB

Monexnews - Emas berjangka turun dari level tertinggi bulan ini seiring dollar yang menguat telah meredupkan permintaan untuk logam mulia sebagai investasi alternatif.

Dalam pekan yang berakhir 11 November, posisi net-long di kontrak berjangka dan options di Comex turun sebanyak 14%, di tunjukkan dalam data pemerintah pada tanggal 14 November. Jumlah kepemilikan aset merosot sebanyak 49% dalam tiga pekan terakhir, itu adalah yang terbesar sejak Desember tahun lalu. Jumlah aset di bursa yang memperdagangkan produk

emas memperpanjang penurunannya ke level terendah sejak Mei 2009, data di kompilasi oleh Bloomberg.

Emas menuju penurunan tahunan kedua beruntun. Pada hari Senin, dollar mendekati level tertinggi lima tahun terhadap serangkaian mata uang utama. Federal Reserve semakin dekat untuk kenaikan suku bunga pertama kali dalam delapan tahun, sementara itu bank sentral utama lainnya umumkan stimulus yang lebih besar. Presiden European Central Bank Mario Draghi mengatakan ada kebutuhan yang mendesak untuk menyetujui komitmen yang konkret dalam jangka pendek untuk kawasan euro.

"Dollar dapatkan dukungan dari pernyataan Draghi dan mempertahankan penguatannya pada emas," kata Tai Wong, direktur perdagangan produk komoditas di BMO Capital Markets Corp di New York. "Fundamental jangka panjang untuk emas masih bearish."

Emas berjangka untuk pengiriman Desember turun sebesar 0.2% untuk settle di $1,183.50 di Comex Ner York. Sebelumnya, harga mencapai $1,193.60, itu adalah level tertinggi sejak 31 Oktober.

Berdasarkan data yang di kompilasi oleh Bloomberg, total perdagangan saat ini 59% di atas rata-rata pergerakan 100 hari. Pada tahun ini emas berjangka telah anjlok sebesar 1.6%.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search